Pengertian, Rumus dan Contoh Imperative Sentence

Pengertian, Rumus dan Contoh Imperative Sentence

Kenali definisi rumus dan contoh imperative sentence dalam pembahasan artikel ini! Imperative sentence, dalam bahasa indonesia, dikenal dengan kalimat perintah.

Sederhananya, imperative sentence adalah bentuk kalimat yang digunakan untuk melontarkan perintah yang mana biasanya ditandai dengan adanya tanda seru di akhir kalimat.

Nah, Agar lebih mudah membedakan bentuk kalimat ini dengan kalimat lainnya, Anda bisa mengikuti artikel ini sampai tuntas. Simak dengan saksama ya!

Pengertian Imperative Sentence

Imperative sentence merupakan bentuk kalimat perintah dalam bahasa Inggris yang berfungsi untuk melontarkan permintaan (request), nasihat (advice), peringatan (warning), perintah (command) dan instruksi (instruction). Secara tertulis, imperative sentence memiliki ciri umum yakni terdapat tanda baca berupa exclamation mark (!) di akhir kalimat atau biasanya juga mengandung kata ‘please’.

Namun, imperative sentence bisa jadi tidak memiliki kedua ciri tersebut. Imperative sentence dengan tanda seru dapat diidentikkan dengan exclamatory sentence atau kalimat seruan dalam bahasa Inggris. Untuk membedakannya, Anda bisa mengidentifikasi sebuah kalimat dari isinya, bukan hanya tanda baca yang menyertainya.

Mungkin imperative sentence dan exclamatory sentence memang sedikit mirip. Namun, Anda tetap bisa melihat perbedaan pada keduanya. Tidak semua exclamatory sentence berisi sebuah perintah. Sedangkan dalam imperative sentence, ciri umum berupa tanda seru sudah pasti menunjukkan perintah atau penekanan pada lawan bicara.

Meskipun identik dengan tanda seru, imperative sentence juga kerap kali hadir dalam bentuk kalimat tanya atau question tag. Di samping imperative sentence ada yang diakhiri dengan tanda titik juga.

Rumus Imperative Sentence

Berikut adalah rumus imperative sentence yang perlu untuk Anda ketahui! Secara umum, rumus imperative sentence terbagi menjadi dua bentuk, di antaranya sebagai berikut:

1. Rumus Imperative Sentence Positive

Imperative sentence positive: Verb + Object/Complement

Contoh kalimatnya:

  • Clean the whiteboard! (Bersihkan papan tulisnya!)

2. Rumus Imperative Sentence Negative

Imperative sentence negative : Do not/Don’t + Verb + Object/Complement

Contoh kalimatnya:

  • Don’t eat to much! (Jangan makan berlebihan)

Perlu Anda ketahui, penggunaan kata ‘do not’ menunjukkan perintah yang mengandung penekanan yang lebih daripada kata ‘don’t’. Dengan kata lain, jika dilihat berdasarkan penekanannya, ‘do not’ kedudukannya lebih tinggi dari ‘don’t’.

Contoh Imperative Sentence

Agar pemahaman Anda semakin meningkat, yuk lihat contoh imperative sentence yang dibedakan sesuai fungsinya berikut ini:

1. Instruksi (Instruction)

Kalimat ini bisa Anda temui di berbagai tempat seperti dalam teks prosedur atau panduan yang berisikan petunjuk untuk melakukan sesuatu.

Contoh kalimatnya:

  • Wash the vegetables and boil for 5 minutes. (Cucilah sayuran – sayuran itu dan rebus selama 5 menit)

2. Permintaan (Request)

Bentuk kalimat perintah ini identik dengan penambahan kata do atau please, sehingga imperative sentence mejadi terlihat lebih sopan.

Contoh kalimatnya:

  • Please close the window of this classroom. (Tolong tutup jendela ruang kelas ini.)

3. Advice (Nasihat)

Pada kalimat perintah jenis advice, intonasi yang digunakan lebih normal dan ringan.

Contoh kalimatnya:

  • Never forget the person who make you be successful person. (Jangan pernah lupakan orang yang membuat Anda menjadi sukses.)

4. Perintah (Command)

Imperative sentence bentuk command secara umum digunakan untuk melontarkan perintah. Pada kalimat ini, di bagian akhir kalimat harus dibubuhkan tanda seru (!).

  • Don’t touch my book! (Jangan sentuh bukuku!)

Itulah pembahasan tentang pengertian, rumus dan contoh imperative sentence. Semoga bermanfaat untuk Anda.

Info Terkait