Pengertian, Ciri dan Contoh Declarative Sentence

Pengertian, Ciri dan Contoh Declarative Sentence

Apakah Anda sudah tahu apa itu declarative sentence? Dalam bahasa Indonesia, declarative sentence dikenal dengan kalimat pernyataan.

Dalam bahasa Inggris sendiri terdapat 3 jenis kalimat yaitu, kalimat tanya (interrogative sentence), kalimat pernyataan (declarative sentence) dan kalimat seru (imperative sentence). Bagaimana kita bisa tahu bahwa sebuah kalimat adalah bagian dari kalimat pernyataan? Adakah ciri khususnya? Untuk mengetahui itu semua, Anda bisa menyimak penjelasan pada artikel di bawah ini.

Ketahui pengertian, ciri dan contoh decalarative sentence yang tepat untuk meningkatkan kemampuan berbahasa inggris Anda!

Pengertian Declarative Sentence

Declarative sentence atau kalimat pernyataan merupakan salah satu bentuk kalimat yang paling umum dan sering kita gunakan dalam sehari-hari. Kalimat pernyataan mencakup fakta atau opini dari penyampai kalimat tersebut. Kalimat ini juga dapat berisikan informasi atau pemberitahuan terkait suatu peristiwa atau kejadian. Ciri khas dan paling khusus pada kalimat pernyataan adalah adanya tanda titik ‘.’ di setiap akhir kalimat.

Kalimat pernyataan yang biasa digunakan memiliki tipe kalimat yang menyatakan suatu pemikiran yang utuh (complete thought). Secara utuh, kalimat ini terbentuk atas subject dan predicate dan biasanya terdapat tambahan keterangan lain seperti direct object, adjective (kata sifat) atau adverb (kata keterangan).

Ciri Declarative Sentence

Declarative sentence memiliki beberapa karakteristik yang dapat dengan mudah Anda kenali. Beberapa karakteristik tersebut antara lain:

1. Diakhiri dengan Tanda Titik

Ciri utama dari kalimat pernyataan adalah diakhiri dengan tanda titik. Pada sebuah kalimat, tanda baca dan intonasi pembacaan akan berpengaruh pada bentuk kalimat tersebut.

Misalnya, ‘the children is crying.’ (anak itu menangis.) Kalimat tersebut termasuk kalimat pernyataan. Jika tanda bacanya berubah ‘the children is crying!’,  maka kalimat tersebut sudah berubah menjadi bentuk kalimat lain, dan kalimat ini menghadirkan emosi yang kuat.

2. Berisi Informasi atau Pernyataan

Walau dalam kalimat pernyataan, tanda titik adalah ciri umum yang sering ditemui, namun tidak berarti semua kalimat dengan akhiran tanda titik adalah kalimat pernyataan.

Misal, ‘Please don’t touch that cat.’ (Jangan sentuh kucing itu.), meskipun diakhiri dengan tanda titik, kalimat tersebut merupakan bentuk kalimat perintah (imperative sentence), bukan kalimat pernyataan.

Kehadiran titik pada kalimat tersebut berfungsi untuk memperhalus perintah. Oleh karena itu, Anda harus tetap teliti dalam melihat isi kalimat yang dimaksud. Agar lebih mudah, Anda dapat memahami apakah kalimat termasuk kalimat perintah yang berisikan perintah atau kalimat pernyataan dengan cara memahami isi dari kalimat. Jika berisikan informasi atau pernyataan maka kalimat itu disebut declarative sentence.

3. Subject Diletakkan Sebelum Verb

Ciri kalimat pernyataan yang amat mudah diketahui adalah dengan melihat letak subject. Subject dalam kalimat pernyataan selalu terletak sebelum verb.

Contoh Declarative Sentence

Sesuai namanya, kalimat ini berguna untuk mendeklarasikan sesuatu. Susunan paling sederhana pada bentuk kalimat ini adalah terdiri dari subjek + predikat.

Subjek dapat berupa noun, pronoun, atau bahkan phrase. Secara umum, subjek dalam kalimat pernyataan muncul di awal klausa. Sedangkan predikat meliputi kata kerja dan informasi lain dalam kalimat.

Cek contohnya di sini:

  • Good student usually studies (Siswa yang baik biasanya belajar setiap hari.)
  • When he was in college, he took Javanese l (Ketika dia kuliah, dia mempelajari sastra Jawa.)

Itulah pembahasan tentang declarative sentence, mulai dari pengertian, ciri dan contohnya. Semoga bermanfaat untuk Anda.

Info Terkait