Past Perfect Tense: Pengertian, Fungsi, Rumus, Contoh

Past Perfect Tense: Pengertian, Fungsi, Rumus, Contoh

Penggunaan past perfect tense sering muncul dalam tulisan bahasa Inggris. Oleh karenanya, Anda harus memahami jenis tense ini berikut aturan penggunaannya.

Nah, di bawah ini kami akan membagikan pengetahuan secara detail tentang past perfect tense, mulai dari pengertian, fungsi, rumus dan contohnya. Yuk simak dengan saksama!

Pengertian Past Perfect Tense

Past perfect tense merupakan jenis kalimat bahasa Inggris yang berfungsi untuk menyatakan suatu tindakan telah selesai dilakukan di waktu masa lalu sebelum tindakan lainnya terjadi. Nah, tindakan yang telah selesai terjadi di masa lalu itu dapat terjadi berulang kali atau hanya sekali.

Anda bisa mengenali jenis tense ini dengan mudah, dengan memerhatikan kata kuncinya yakni adanya ‘had’ sebelum kata kerja. Di sisi lain, tense ini dapat difungsikan sebagai pembentuk conditional sentence tipe 3 dan reported speech.

Kapan past perfect tense ini gunakan? Anda bisa menggunakan tense ini ketika ingin menyampaikan peristiwa di masa lalu dan ingin menyampaikan bahwa ada peristiwa lain yang terjadi sebelumnya secara spesfik.

Rumus Past Perfect Tense

Berbeda dengan rumus present perfect tense yang menggunakan has atau have, past perfect menggunakan bentuk lampau dari to be tersebut, yakni had dan verb 3.  Pada tense ini, had digunakan untuk singular maupun plural subject. Sedangkan untuk verb 3 dibentuk dengan menyesuaikan aturan yang ada.

Berikut rumus past perfect tense positif, negatif dan interogatif:

1. Kalimat Positif

Rumus: Sibject + had + verb 3

Contoh : My sister had came. (Saudara perempuanku sudah datang.)

2. Kalimat negatif

Rumus: Subject + had + not + verb 3

Contoh: My sister had not came. (Saudara perempuanku tidak jadi datang.)

3. Kalimat interogatif

Had + Subject + verb 3?

Contoh : Had my sister came? (Apakah saudara perempuanku sudah datang.)

Fungsi dan Penggunaan Past Perfect Tense

Penggunaan past perfect terbagi menjadi empat jika dilihat dari fungsinya. Di antaranya sebagai berikut:

1. Menjelaskan Peristiwa yang Telah Terjadi

Tense ini berfungsi untuk menggambarkan tindakan di masa lalu yang telah selesai terjadi sebelum peristiwa lain terjadi. Jika Anda ingin membuat kalimat yang menjelaskan hal ini, maka sematkanlah subordinate conjunction:

  • After (simple past + after + past perfect)
  • Before, by ther time, when (past perfect + before/by he time/when + simple past)

Berikut contohnya:

  • Bakso for dinner had run out when father came last night. (Bakso untuk makan malamnya sudah habis ketika ayah datang semalam.)

2. Menunjukkan Intensitas Peristiwa

Fungsi past perfect berikutnya adalah sebagai penunjuk seberapa sering suatu tindakan atau peristiwa terjadi di masa lalu. Berikut contohnya:

  • Tania had been to the hospital every monday until July. (Tania telah pergi ke rumah sakit setiap hari senin hingga bulan Juli.)

3. Sebagai Reported Speech

Jenis tense ini dapat Anda gunakan sebagai reported speech. Berikut contohnya:

Contoh:

  • She said that her best friend had sent a gift. (Dia mengatakan bahwa sahabatnya telah mengirimkan sebuah hadiah.)

4. Membuat Harapan

Tidak hanya berbicara tentang masa lalu, past perfect ternyata juga dapat Anda gunakan untuk melontarkan pernyataan angan-angan atau harapan. Seperti ini rumusnya: if + past perfect tense + would/should/could/night + have + verb-3

Berikut contohnya:

  • If Hendri had remembered to invite Agus, he would have attended Hendri’s party. (Jika Hendri ingat mengundang Agus, dia akan hadir di pesta Hendri.)

Itulah pembahasan tentang past perfect tense secara lengkap. Yuk praktikkan dalam tulisan agar materi grammar satu ini makin nancap di ingatan Anda!

Info Terkait