Mengenal Apa itu Singular dan Plural Noun

Mengenal Apa itu Singular dan Plural Noun

Saat Anda belajar bahasa Inggris pasti sudah tidak asing dengan istilah singular dan plural noun, kan? Ya, singular dan plural noun digunakan untuk membedakan mana kata yang bermakna satu dengan kata yang bermakna lebih dari satu.

Nah, setelah ini akan ada pembahasan tentang singular dan plural noun yang patut Anda simak dengan saksama. Tidak hanya mengenal bentuk singular noun dan plural noun, Anda juga bisa memahami cara mengubah singular noun menjadi plural noun.

Yuk, simak ulasan lengkapnya terkait singular dan plural noun di bawah ini.

Singular Noun

Apa itu singular noun? Singular noun adalah kata benda yang merujuk pada satu benda atau kata yang menunjukkan bahwa benda itu tunggal dan tidak lebih dari satu. Singkatnya, singular noun adalah kata benda tunggal. Misalnya, car (mobil), school (sekolah), spoon, student (murid) dan lain sebagainya.

Dalam penerapannya, singular noun sering kali diawali dengan kata sandang (article) ‘a’ atau ‘an’ untuk benda yang tidak dapat dihitung dan belum diketahui secara pasti, dan ‘the’ untuk benda yang dapat dihitung dan diketahui secara pasti.

Ketika singular noun digunakan dalam bentuk kalimat, maka kata kerja yang digunakan merupakan kata kerja tunggal, yakni verb 1 + -s/es/ies. Untuk kata kerja bantu menggunakan kata ‘is/was’.

Berikut contoh kalimat yang menggunakan singular noun:

  • The cat eats a fish. (Kucing itu memakan seekor ikan.)
  • Your book is in my room. (Bukumu di kamarku.)

Plural Noun   

Berbanding terbalik dengan singular noun, plural noun merupakan kata benda jamak atau lebih dari satu. Ini berarti kata benda yang terdiri atas dua dan seterusnya disebut plural noun. Misalnya cars (mobil-mobil), schools (sekolah-sekolah), students (murid-murid) dan lain sebagainya.

Secara umum, plural noun terbentuk atas singular noun yang ditambahkan huruf ‘-s/es/ies’ pada kata benda yang bisa dihitung. Untuk kata benda yang bisa dhitung atau diketahui secara pasti, plural noun dapat didahului article ‘the’.

Jika plural noun digunakan pada kalimat, maka kata kerja juga harus berbentuk plural. Adapun kata kerja bantunya bisa menggunakan ‘are/were’.

Cara Membentuk Plural Noun dan Contohnya

Ada enam aturan yang perlu Anda ketahui terkait cara membentuk plural noun. Di antaranya sebagai berikut:

  1. Menambahkan akhiran –s pada singular noun. Contoh: actor menjadi actors (pemain), friend menjadi friends (teman), hand menjadi hands (tangan).
  2. Menambahkan huruf –s pada singular noun yang berakhiran huruf –oo, -io, -oe atau yo dan beberapa kata benda tunggal berakhiran huruf –o yang didahului huruf konsonan. Contoh: bamboo menjadi bamboos (bambu), radio menjadi radios (radio), grotto menjadi grottos (gua).
  3. Mengubah akhiran huruf –y yang diawali huruf konsonan pada singular noun menjadi akhiran huruf –i ditambah huruf –es. Contoh: enemy menjadi enemies (musuh), baby menjadi babies (bayi), country menjadi countries (negara).
  4. Saat singular noun berakhiran huruf –y yang didahului huruf vocal atau huruf hidup, maka bentuk plural noun-nya ditambahkan huruf –s. Contoh : toy menjadi toys (mainan anak-anak), way menjadi ways (jalan), play menjadi plays (permainan).
  5. Jika singular noun berakhiran huruf –quy, plural noun dibentuk dengan mengubah akhiran huruf –y menjadi huruf –i lalu ditambah huruf –es, sebab huruf –qu dianggap sebagai huruf konsonan. Contoh: colloquy – colloquies (musyawarah).
  6. Mengubah singular noun berakhiran –f atau –fe dengan menambahkan huruf –s atau singular noun berakhiran huruf –f atau –fe dengan mengubah menjadi huruf –ves pada plural noun. Contoh: chief menjadi chiefs (ketua), roof menjadi roofs (atap), wolf menjadi wolves (serigala).

Itulah pembahasan tentang singular dan plural noun. Semoga bermanfaat untuk Anda.

Info Terkait