Memahami Perbedaan Penggunaan Must dan Have to

perbedaan must dengan have to

Anda pasti sudah tahu kalau ‘must’ dan ‘have to’ memiliki arti yang sama, yakni ‘harus’. Namun, sudahkah Anda tahu kalau kedua kata itu memiliki perbedaan yang cukup kompleks dalam hal cara penggunaannya?

Mengingat kata must dan have to sering muncul dalam bahasa Inggris, Anda harus tahu perbedaan cara penggunaan kedua kata tersebut. Yuk simak selengkapnya di bawah ini!

Perbedaan Penggunaan Must dan Have to

Must dan have to dapat digunakan untuk menyampaikan ekspresi keharusan. Dalam bahasa Inggris, hal itu disebut expressing of obligation. Meski sama-sama digunakan untuk menyatakan ekspresi keharusan, kedua kata ini memiliki cara penggunaan yang berbeda.

1. Penggunaan Must

Must adalah kata yang termasuk anggota modals. Must digunakan untuk menyatakan ekspresi keharusan yang berasal dari pembicara itu sendiri.

Karena termasuk anggota modals, must tidak akan pernah mengalami perubahan sekalipun subject yang digunakan berubah-ubah. Selain itu, kata kerja (verb) yang digunakan setelah must adalah kata kerja bentuk pertama (verb 1).

Sementara itu, dalam kalimat negatif, penggunaan must tidak bermakna keharusan lagi, melainkan bermakna larangan keras. Berikut contoh penggunaan must dalam kalimat bahasa Inggris:

  • You must go to market right now. (Kamu harus pergi ke pasar sekarang juga.)
  • She must learn more to get excellent score. (Dia harus belajar lebih untuk mendapatkan nilai yang bagus.)
  • I must learn more to get excellent score. (Saya harus belajar lebih untuk mendapatkan nilai yang bagus.)
  • You mustn’t go to market. (Kamu dilarang pergi ke pasar.)

Keterangan:

Pada kalimat pertama hingga ketiga merupakan contoh penggunaan must yang mengekspresikan keharusan dari pembicara (subject). Adapun kalimat kedua dan ketiga merupakan contoh kata must tidak mengalami perubahan sekalipun subject yang digunakan berbeda. Sementara itu, pada kalimat keempat merupakan contoh penggunaan must dalam bentuk negatif, yang berarti larangan keras.

2. Penggunaan Have to

Berbeda dengan must, have to termasuk ke dalam tenses. Have to digunakan untuk mengekspresikan keharusan dari pihak/orang lain. Sehingga, have to memiliki makna keharusan yang kuat.

Karena termasuk ke dalam tenses, have to bisa mengalami perubahan tergantung dengan subject dan tenses yang digunakannya. Dengan kata lain, penggunaan have to bisa untuk kalimat yang menerangkan masa sekarang, masa lalu maupun masa yang akan datang.

Sementara itu, dalam kalimat negatif, penggunaan have to bermakna tidak ada keharusan. Struktur kalimatnya juga harus didahului oleh kata don’t atau doesn’t. Berikut contoh penggunaan have to dalam kalimat bahasa Inggris:

  • I have to arrive at school exactly at 06.30 am. (Saya harus tiba di sekolah pukul 06.30 pagi.)
  • You have to watch this film. (Kamu harus menonton film ini.)
  • Budi has to watch this film. (Dia harus menonton film ini.)
  • I don’t have to buy a new car. (Saya tidak harus membeli mobil baru.)

Keterangan:

Pada kalimat pertama hingga ketiga merupakan contoh penggunaan have to yang memiliki arti keharusan sangat kuat yang datang dari pihak/orang lain. Adapun pada kalimat kedua dan ketiga merupakan contoh penggunaan have to yang mengalami perubahan karena subject-nya berbeda. Sementara itu, pada kalimat keempat merupakan contoh penggunaan have to dalam bentuk negatif, yang berarti tidak ada keharusan.

Itulah perbedaan penggunaan must dan have to yang perlu Anda ketahui. Mulai sekarang, jangan keliru lagi ya menggunakan kedua kata itu!

Info Terkait