Interrogative Sentence: Pengertian, Jenis dan Contohnya

Pengertian, Jenis dan Contoh Interrogative Sentence

Sudah tahu belum apa itu interrogative sentence, jenis dan contohnya? Jika belum, yuk kita belajar bareng melalui artikel berikut ini!

Pada dasarnya kalimat yang sering kita gunakan sehari-hari terdiri dari tiga jenis yakni, kalimat pernyataan, kalimat tanya dan kalimat seru. Nah, dalam bahasa Inggris, kalimat tanya disebut interrogative sentence.

Penggunaanya kalimat tanya dalam bahasa Inggris memiliki rumus tersendiri. Untuk memudahkan pemahaman Anda, di bawah ini kami jelaskan pengertian, jenis dan contoh interrogative sentence.

Pengertian Interrogative Sentence

Interrogative sentence merupakan kalimat yang digunakan untuk mengajukan pertanyaan langsung. Jenis kalimat ini memiliki ciri khusus yakni terdapa tanda tanya di akhir kalimat.

Interrogative sentence, secara umum, diawali dengan kata tanya seperti what (apa), how (bagaimana), when (kapan), where (di mana) dan lainnya.

Jenis-Jenis Interrogative Sentence

Terdapat empat jenis interrogative sentence yang perlu Anda pahami. Di bawah ini kami jelaskan keempat jenis itu berikut contoh kalimatnya.

1. Yes-No Question

Pada jenis kalimat tanya ini, kalimat dibentuk dengan menukar posisi subject dengan auxiliary (will, may, shall, can, must, do) atau linking verb ‘be’ (is, am, are). Jika dalam kalimat hanya ada main verb, maka di awal kalimat ditambahkan do/does/did. Jawaban dari kalimat tanya jenis yes-no question adalah yes (ya) atau no (tidak).

Biasanya jenis kalimat tanya ini digunakan dalam kuesioner. Penggunaan kalimat tanya yes-no question diharapkan bisa memperoleh jawaban yang lebih fokus dan tertutup. Contoh kalimatnya seperti ini:

  • Do you like avocado? (Apakah Anda menyukai alpukat?)
  • May I borrow your motorcycle? (Bolehkah saya meminjam sepede motor Anda?)

2. Alternative Question

Jenis kalimat tanya ini menggunakan coordinate conjuction ‘or’ sebagai penghubung antar pilihan jawaban. Formula alternative question biasanya diawali dengan auxiliary verb atau linking verb ‘be’, tapi bisa saja dibuka dengan menggunakan wh-question, khususnya ‘which’. Berikut contoh kalimatnya:

  • Are you going to Bali or Yogyakarta? (Apakah Anda akan pergi ke Bali atau Yogyakarta?)
  • Which is better for you – money or smartphone? (Yang mana yang lebih baik untuk Anda – uang atau smartphone?)

3. Wh-question

Kalimat tanya ini diawali dengan kata wh-question. Adapun wh-question terdiri dari where, why, what, when, which, who, whom, whose dan how. Dalam bahasa Indonesia Anda dapat mengenalnya dengan istilah 5 W + 1 H (+ whose, whom dan which).

Kalimat tanya ini bertujuan untuk memperoleh informasi serta digunakan dalam kepenulisan berita atau artikel agar informasi yang disampaikan runut dan lengkap. Berikut contoh kalimatnya:

  • Why do you cry? (Kenapa Anda menangis?)
  • Which one is your favorite flower? (Yang mana bunga favorit Anda?)

4. Tag Question

Tag question adalah pertanyaan pendek berupa linking verb ‘be’ atau auxiliary +/- not + pronoun yang dibubuhkan di akhir kalimat tanya. Di antara tag question dan kalimat utama terdapat koma untuk memisahkan keduanya.

Perlu diperhatikan, ketika kalimat awal adalah kalimat positif maka kalimat tanyanya berupa kalimat negatif, begitu juga sebaliknya. Jenis kalimat ini digunakan untuk mempertegas pertanyaan. Berikut contoh kalimatnya:

  • He likes coffee, doesn’t he? (Dia suka kopi, benar kan?)
  • You don’t remember me, do you? (Anda tidak mengingat saya, iya kan?)

Itulah pembahasan tentang interrogative sentence, mulai dari pengertian, jenis dan contohnya. Yuk praktikkan dalam sehari-hari agar makin memahami penggunaan interrogative sentence.

Info Terkait