Contoh Percakapan Bahasa Inggris: Saat Wawancara Kerja

Hai Teman-teman~

Salah satu  percakapan formal yang kerap membuat tegang adalah saat wawancara kerja. Saat wawancara, kita pasti akan merasa gugup adalah hal yang sangat wajar karena kita pasti ingin memberikan kesan yang baik pada orang yang mewawancara. Buat kalian yang masih belum fasih banget soal bahasa inggris, gak usah khawatir, kalian harus percaya diri aja dan tentunya siap-siap research di internet nih, gimana caranya bisa sukses wawancara kerja pake bahasa inggris atau apa aja sih bahasa inggris yang sering digunakan dalam wawancara kerja bahasa inggris.

Nih salah satu contoh percakapan dalam wawancara kerja bahasa inggris yang sering keluar, disimak ya!

Opening Conversations

A: “Good morning, Andy. I am James.”

     “Selamat pagi, Andy. Saya adalah James. “

B: “Good morning.”

     “Selamat pagi.”

A: “How are you doing?”

     “Bagaimana kabarmu?”

B: “I am doing fine. Thank you.”

     “Saya baik-baik saja. Terima kasih.”

A: “That is good. Andy, let’s start the interview. Are you ready?”

     “Itu bagus. Andy, mari kita mulai wawancara. Apakah kamu siap?”

B: “Yes, I am.”

     “Saya Siap”

The Main Interview

A: “First of all, let me properly introduce myself. I am the Finance Department Manager. As you know there is an open position in my department, and I need to fill this position as soon as possible.”

    “Pertama-tama, izinkan saya memperkenalkan diri dengan baik. Saya adalah Manajer Departemen Keuangan. Seperti yang Anda tahu ada posisi terbuka di departemen saya, dan saya harus mengisi posisi ini sesegera mungkin. “

B: “Please, tell me a little bit about the position.”

     “Tolong, ceritakan sedikit tentang posisi itu.”

A: “It is an entry-level position. The new employee will have to work closely with the Accounting department. He will also have to deal with the bank on a daily basis.”

     “Ini adalah posisi entry-level. Karyawan baru harus bekerja sama dengan departemen Akuntansi. Dia juga harus berurusan dengan bank setiap hari. “

B: “What type of qualifications do you require?”

     “Jenis kualifikasi apa yang Anda butuhkan?”

A: “I require a four-year college degree in Finance. Some working experience would be helpful.”

     “Saya memerlukan gelar sarjana empat tahun di bidang Keuangan. Beberapa pengalaman kerja akan sangat membantu. “

B: “What kind of experience are you looking for?”

     “Pengalaman seperti apa yang Anda cari?”

A: “Doing office work is good. However, since this is an entry-level position, I do not require a lot of experience. I am willing to train the new person.”

      “Melakukan pekerjaan kantor itu baik. Namun, karena ini adalah posisi entry-level, saya tidak memerlukan banyak pengalaman. Saya bersedia melatih orang baru. “

B: “That is great!”

     “Bagus sekali!”

A: “Andy, tell me a little bit about yourself.”

     “Andy, ceritakan sedikit tentang dirimu.”

Introduce Yourself

B: “I was a student at University of Indonesia, and I just graduated with a Bachelor degree in Finance. I have been working part-time as a Bank Employee the last two years.”

     “Saya adalah seorang mahasiswa di Universitas Indonesia, dan saya baru saja lulus dengan gelar Sarjana Keuangan. Saya telah bekerja paruh waktu sebagai Karyawan Bank selama dua tahun terakhir. ”

A: “What are you looking for in a job?”

     “Apa yang Anda cari dalam pekerjaan?”

B: “The job should help me see what Finance is all about. I have learned a lot of Finance theories at school, and now it is time for me to put them into practice.”

     “Pekerjaan itu seharusnya membantu saya melihat apa itu Keuangan. Saya telah belajar banyak teori Keuangan di sekolah, dan sekarang saatnya bagi saya untuk menerapkannya. ”

A: “Anything else?”

      “Ada lagi?”

B: “I also hope that it will help me grow in my field.”

     “Saya juga berharap itu akan membantu saya tumbuh di bidang saya.”

Your Credibility 

A: “What are your strengths? Why should I hire you?”

     “Apa keahlian Anda? Mengapa saya harus mempekerjakan Anda? “

B: “I am a hard-working person and a fast learner. I am very eager to learn, and I get along fine with people.”

     “Saya orang yang pekerja keras dan cepat belajar. Saya sangat ingin belajar, dan saya berteman baik dengan orang-orang. ”

A: “Ok. Now, let me ask you a few quick questions. You do not mind working long hours, do you?”

     “OK. Sekarang, izinkan saya mengajukan beberapa pertanyaan cepat. Anda tidak keberatan bekerja berjam-jam, bukan?”

B: “No, I don’t mind.”

     “Tidak, saya tidak keberatan.”

A: “Can you handle pressure?”

     “Bisakah Anda menangani tekanan?”

B: “Yes, I can. When I was going to school, I took quite a few courses each semester while working at least twenty hours every week. And, I handled that situation very well.”

     “Ya, saya bisa. Ketika saya pergi ke sekolah, saya mengambil beberapa kursus setiap semester sambil bekerja setidaknya dua puluh jam setiap minggu. Dan, saya menangani situasi itu dengan sangat baik. ”

A: “Do you still have any questions for me?”

     “Apakah Anda masih memiliki pertanyaan untuk saya?”

B: “No, I think I have a pretty good understanding of the job. I believe that I can handle it with ease, and I hope to have the opportunity to work with you.”

     “Tidak, saya pikir saya memiliki pemahaman yang cukup baik tentang pekerjaan itu. Saya percaya bahwa saya dapat menanganinya dengan mudah, dan saya berharap memiliki kesempatan untuk bekerja dengan Anda. “

The End of Conversation

A: “Andy, nice meeting you. Thank you for coming.”

     “Andy, senang bertemu denganmu. Terima kasih sudah datang.”

B: “Nice meeting you too. Thank you for seeing me.”

    “Senang bertemu denganmu juga. Terima kasih telah mengundang saya. “

A: “Will let you know about the result later.”

     “Akan memberi tahu Anda tentang hasilnya nanti.”

B: “Waiting for good news from you.”

     “Menunggu kabar baik dari Anda.”

Kita bisa liat dari contoh diatas nih, bahwa hal pertama dalam sebelum percakapan wawancara iu adalah dengan mencairkan ketegangan, biar kamu gak tegang guys jadi nanti alur wawancara akan lancar. Nah, saat suasana sudah cair, mulai deh ke inti, kayak cerita tentang dirimu, soal pekerjaan yang mau kamu lamar itu dll.

Good luck!

Comments to: Contoh Percakapan Bahasa Inggris: Saat Wawancara Kerja

    Your email address will not be published. Required fields are marked *