Belajar Tenses

Seperti yang sudah sering kita pelajari di bangku sekolah, dalam ilmu tata bahasa atau grammar terdapat 16 jenis tenses dengan 3 bentuk dasar, yaitu past, present, dan future. Belajar tenses adalah salah satu modal utama yang wajib dikuasai jika ingin mahir bercakap dalam Bahasa Inggris.

Tapi, apa kita memang harus menguasai semua jenis tenses tersebut? Bagaimana dengan formula dan aturan penggunaannya?

Tips Belajar Tenses Dalam Percakapan

Sebenarnya kamu tidak perlu menguasai semua jenis tenses berikut formula dan aturan penggunaannya, jika tujuanmu hanya untuk menguasai percakapan sehari-hari.

Yang terpenting, seorang penutur Bahasa Inggris harus memahami pola kalimat dan aturan-aturan dasarnya saja. Mengapa? Karena dari belasan tenses tersebut, hanya ada 5 jenis yang paling umum digunakan.

Belajar 5 Jenis Tenses Dalam Percakapan Sehari-hari

1. Simple Present Tense

Simple present tense adalah pola kalimat yang paling umum dan paling mudah dijumpai. Kita bisa menggunakannya untuk mengungkapkan suatu aktivitas/tindakan sehari-hari atau menyatakan fakta.

Rumus simple present tense:

  • Positive: subject + V1 (-s, -es, -ies)
  • Negative: subject + do(es) + not + infinitive/nominal
  • Question: do(es) + subject + infinitive/nominal

Contoh:

  • Positive: I work from home. (Aku bekerja dari rumah.)
  • Negative: He doesn’t like coffee. (Dia tidak suka kopi.)
  • Question: Which one is yours? (Yang mana punyamu?)

2. Present Continous Tense

Present continous tense adalah pola kalimat yang sering kali digunakan untuk bertanya sesuatu yang akan atau sedang berlangsung. Dalam praktiknya, present continous tense biasa digunakan saat seseorang  membicarakan suatu kejadian/aktivitas, situasi, dan ekspresi.

Rumus present continous tense:

  • Positive: subject + am/is/are + V-ing
  • Negative: subject + am/is/are + not + V-ing
  • Question: am/is/are + subject + V-ing

Contoh:

  • Positive: I am working on it. (Aku sedang mengerjakannya.)
  • Negative: She is not crying. (Dia tidak menangis.)
  • Question: Are you going to the park? (Apakah kamu pergi ke taman?)

3. Present Perfect Tense

Present perfect tense adalah pola kalimat yang berhubungan dengan sesuatu pada masa lampau sampai saat ini. Secara fungsi, ia berguna untuk mengekspresikan suatu tindakan atau kejadian yang belum atau sudah selesai di masa sekarang (present). Misalnya ketika menanyakan periode waktu, pekerjaan yang baru saja selesai, mendeskripsikan momen spesifik, atau masa berlangsungnya suatu peristiwa/tindakan.

Rumus present perfect tense:

  • Positive: subject + has/have + V3
  • Negative: subject + has/have + not + V3
  • Question: has/have + subject + V3

Contoh:

  • Positive: I have been at work for five hours. (Aku sudah bekerja selama lima jam.)
  • Negative: I have not tried the meal. (Aku belum mencicipi makanannya.)
  • Question: Has he written the report? (Apakah dia sudah menulis laporannya?)

4. Simple Past Tense

Simple past tense termasuk kalimat yang paling sering dipakai dalam percakapan sehari-hari. Fungsinya adalah untuk mengekspresikan tindakan/peristiwa pada masa lalu yang sudah selesai di masa sekarang. Misalnya ketika membicarakan pengalaman-pengalaman masa lalu atau bisa juga kejadian yang belum lama terjadi.

Rumus simple past tense:

  • Positive: subject + simple past (V2) + object
  • Negative: subject + did + not + V1 + object
  • Question: did + subject + V1 + object

Contoh:

  • Positive: He played mobile games. (Dia bermain game mobile.)
  • Negative: He did not like the idea. (Dia tidak menyukai ide itu.)
  • Question: Did he take the survey? (Apakah dia sudah mengikuti survey?)

5. Simple Future Tense

Simple future tense adalah kebalikan dari simple past tense, jenis kalimat ini digunakan untuk merujuk ke masa yang akan datang. Dalam praktiknya, kalimat ini bisa digunakan dalam dua bentuk, yaitu; will atau shall (digunakan ketika mengekspresikan janji) dan going to (be) (digunakan untuk mengungkapkan rencana).

Rumus simple future tense:

  • Positive (will/shall): subject + will/shall + V1
  • Positive (going to (be)): subject + am/is/are + going to (be) + V1
  • Negative (will/shall): subject + will/shall + not + V1
  • Negative (going to (be)): subject + am/is/are + not + going to (be) + V1
  • Question (will/shall): will/shall + subject + V1
  • Question (going to (be)): is/am/are + subject + going to (be) + V1

Contoh:

  • Positive (will/shall): She will come to join you. (Dia akan datang untuk bergabung denganmu.)
  • Positive (going to (be)): We are going to be the next leader. (Kita akan menjadi pemimpin selanjutnya.)
  • Negative (will/shall): I will not allow them to take my place. (Aku tidak akan mengizinkan mereka mengambil tempatku.)
  • Negative (going to (be)): He is going to come anyway. (Dia akan datang walau bagaimanapun juga.)
  • Question (will/shall): Shall I buy a coffee for you? (Apa perlu aku belikan kamu kopi?)
  • Question (going to (be)): Is he going to be their next candidate? (Apakah dia akan menjadi kandidat mereka berikutnya?)

Belajar Tenses Lebih Optimal Melalui Kursus Bahasa Inggris Online

Ingin menguasai percakapan Bahasa Inggris seperti penutur aslinya? Di Primary English, kamu bisa mendapatkan bimbingan langsung dari ahlinya. Kamu bisa akses konten pelajaran berulang-ulang kapan saja. Cocok buat kamu yang sibuk.

Semua materi pembelajaran yang dikemas melalui konten video interaktif, kuis online, dan Ebook sudah termasuk dalam pembelian kelas. Terlebih, kamu akan mendapat bonus garansi untuk mengulang pembelajaran.

Selain itu, kamu juga bisa mengikuti kelas khusus untuk latihan tes TOEFL online. Kami jamin semua siswa menguasai materinya!