Belajar Grammar TOEFL Untuk Menghadapi Tes

Daftar grammar toefl

Belajar Grammar TOEFL

Salah satu materi fundamental yang terdapat dalam tes TOEFL adalah tata bahasa atau grammar. Ruang lingkup teori grammar dalam tes TOEFL memang tidak terbatas. Mulai dari yang paling sederhana hingga yang paling rumit. Namun berdasarkan beberapa hasil pengamatan, terdapat kecenderungan dari teori-teori tertentu yang sering menjadi tantangan terberat. Oleh karenanya, kali ini Primary English akan membagikan sedikit tips belajar grammar TOEFL untuk membantumu menghadapi tes mendatang!

Belajar Grammar TOEFL Dengan Menguasai 7 Teori Kunci

Dimulai dengan 7 teori grammar yang dianggap paling menantang dalam tes TOEFL. 7 teori ini berasal dari sub materi Structure. Soal-soal yang mengandung salah satu dari teori-teori tersebut sering kali tampak menjebak, apalagi ditengah-tengah durasi pengerjaan yang sangat terbatas.

Mari kita bahas satu per satu:

1. Independent Clause

Independent clause adalah kelompok kata yang mengungkapkan sebuah kalimat lengkap. Struktur kelompok kata tersebut terdiri dari subject dan verb/predicate tanpa diikuti struktur kata lain seperti object. Ingat, tanpa diikuti struktur kata lain. Satu kalimat yang terdiri dari independent clause juga termasuk simple sentences.

Contoh:

  • I collect money. (Aku mengumpulkan uang.)
  • I went to Bali. (Aku pergi ke Bali.)
  • I’m staying in Denpasar. (Aku tinggal di Denpasar.)

2. Adjective Clause

Adjective clause atau yang juga dikenal sebagai relative clause berfungsi sebagai kata sifat yang menerangkan kata benda (noun) atau kata ganti (pronoun) dalam sebuah main clause kalimat kompleks. Yang perlu diingat; adjective clause tidak akan berfungsi tanpa adanya relative pronoun.

Contoh:

  • The man who wears a black hat is my mentor. (Orang yang memakai topi hitam adalah mentorku.)

Klausa who wears a black hat merupakan gabungan antara verb dan noun yang berfungsi sebagai adjective untuk menjelaskan subjek (the man). Adapun who berperan sebagai relative pronoun. Jadi, relative pronoun ini berfungsi sebagai penghubung antara subjek dengan adjective clause.

3. Participial Phrase

Participial phrase merupakan sebuah kombinasi antara participle dengan complement/modifier. Ia digunakan pada adjective clause dan adverbial clause yang direduksi, dan berfungsi untuk menerangkan informasi pada sebuah kalimat. Kuncinya, posisi sebuah participle harus berdampingan dengan noun, entah itu sebelum atau setelahnya.

Contoh:

  • The cat stealing the fish is mine. (Seekor kucing yang mencuri ikan itu adalah peliharaanku.)
  • The house which is being builded there is mine. (Rumah yang sedang dibangun di sana adalah punyaku.)
  • Because she was walking alone, she turned around. (Karena dia jalan kaki sendirian, dia putar balik.)

4. Appositive Phrase

Appositive phrase dapat diartikan sebagai noun (kata benda) atau pronoun (kata ganti benda) yang digunakan untuk menjelaskan noun atau pronoun lain dalam sebuah kalimat.

Apprositive phrase bisa diletakkan di depan atau di belakang noun/pronoun yang berkaitan. Kuncinya yaitu 3 jenis frasa yang digunakan, ia bisa berupa gerund, infinitive, atau noun.

Contoh:

  • His writing, about climate changes, is winning the nomination. (Tulisannya, tentang perubahan iklim, berhasil memenangkan nominasi.)
  • My goal, to increase sales by 20%, makes me join this webinar. (Tujuanku, untuk menaikan angka penjualan hingga 20%, membuatku bergabung dengan webinar ini.)
  • Denpasar, the capital city of Bali Province, is my residence. (Denpasar, ibu kota Provinsi Bali, adalah kota tempat aku tinggal.)

5. Adverb Clause

Adverb Clause merupakan sekumpulan klausa yang berfungsi menjadi Adverb. Biasanya hanya terdiri dari satu hingga tiga kata di dalam sebuah kalimat, dan sering kali muncul dalam kalimat dependent clause. Dalam menggunakan adverb clause, kita harus menggunakan kata-kata tertentu untuk menghubungkan adverb clause dengan kalimat setelahnya.

Kata-kata penghubung antara adverb clause dengan kalimat independen ditentukan berdasarkan jenisnya itu sendiri, inilah yang perlu diingat. Jenis-jenis adverb clause dibedakan berdasarkan time (waktu), place (tempat), cause & effect (sebab & akibat), purpose & result (tujuan & hasil), condition (kondisi), dan manner (keterangan/cara).

Contoh:

  • When you are ready, it will come to you.
    (Ketika kamu sudah siap, ia akan datang kepadamu.)
  • It’s only a process in order to fit you into the whole new life.
    (Itu hanya sebuah proses untuk menyesuaikanmu dengan kehidupan yang benar-benar baru.)
  • They will deliver the package only if the payment was succeeded.
    (Mereka hanya akan mengantarkan paketnya jika pembayaran sudah dilakukan.)

6. Noun Clause

Noun clause adalah klausa dependen yang berfungsi sebagai noun atau kata benda. Ia dapat difungsikan sebagai subjek ataupun objek di dalam suatu klausa atau frasa lain. Karena fungsinya itu, noun clause biasanya digantikan dengan pronoun “it” dalam sebuah kalimat panjang.

Keberadaan noun clause sebenarnya tidak banyak diperlukan, noun clause baru digunakan ketika ingin mempermudah penjelasan dari suatu informasi. Ingat baik-baik ciri-ciri noun clause berikut ini:

  • Bermakna dependent clause jika tidak gantung pada kalimat lain.
  • Terdapat subject dan verb sendiri.
  • Berfungsi sebagai noun.
  • Sering kali diawali dengan noun clause marker.

Contoh:

  • “I want to ride it,” (Aku ingin mengendarai itu,)

Dalam pengggalan kalimat di atas, kata “it” berperan sebagai noun, yang berfungsi menjelaskan keseluruhan informasi tentang “itu” yang dimaksud.

7. Prepositional Phrase

Prepositional phrase adalah frasa yang terdiri dari preposisi dan objek preposisi. Frasa ini berfungsi untuk memberikan keterangan waktu, tempat, dan kondisi. Sebuah prepositional phrase dapat diakhiri oleh noun, pronoun, gerundatau clause yang berperan sebagai objek preposisi.

Untuk belajar grammar TOEFL, kenali ciri-ciri prepositional phrase berikut ini:

  • Mengandung preposisi dan objek.
  • Posisinya terpisah dengan subjek.
  • Berbentuk kalimat dependen.
  • Dapat ditambahkan dengan adverb atau adjective.

Contoh:

  • I will pay on cash tomorrow. (Aku akan membayar secara tunai besok,)
  • I’m finishing my work in the caffe now, wait me for some minutes. (Aku sedang menyelesaikan pekerjaanku di cafe sekarang, tunggu aku beberapa menit lagi.)
  • The key is hidden in the wood miles away from here. (Kuncinya tersembunyi di hutan bermil-mil jauhnya dari sini.)

Untuk menguji pengetahuanmu tentang teori-teori grammar di atas, kamu bisa coba mengikuti simulasi tes TOEFL online yang telah kami sediakan.

Selain itu perlu diingat bahwa teori-teori yang muncul dalam tes TOEFL tidak selalu sama setiap tahunnya. Selalu ada perubahan-perubahan khusus yang disesuaikan dengan pergeseran kultur bahasa dalam kehidupan sehari-hari.

Oleh karenanya, penting untuk melakukan persiapan tes secara matang dengan mempelajari kurikulum yang tepat. Primary English menyediakan layanan kursus bahasa inggris murah untuk berbagai kebutuhan, termasuk latihan tes TOEFL online kapanpun & dimanapun. Lihat kelasnya disini

English First

Info Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *